Bahaya Atap Asbes! Alternatif Atap Rumah Lebih Aman & Modern
Memilih material atap yang tepat sangat penting untuk kesehatan keluarga. Sayangnya, masih banyak rumah menggunakan atap asbes yang berbahaya bagi tubuh. Oleh karena itu, alternatif atap rumah aman kini menjadi kebutuhan mendesak bagi hunian. Selain itu, teknologi modern menawarkan pilihan yang lebih sehat dan ramah lingkungan. Sehingga, dapat melindungi keluarga dari risiko penyakit serius jangka panjang.
Bahaya Atap Asbes untuk Kesehatan Penghuninya
1. Risiko Kanker Paru-Paru yang Mematikan
Pertama-tama, paparan serat asbes dapat memicu kanker paru-paru yang sangat mematikan. Selanjutnya, serat halus terhirup masuk ke dalam sistem pernapasan tanpa disadari. Kemudian, serat tersebut menempel pada jaringan paru-paru dalam jangka waktu lama. Akibatnya, sel-sel sehat bermutasi menjadi sel kanker yang ganas dan berbahaya. Penyakit ini sering terdeteksi terlambat saat sudah stadium lanjut parah.
2. Penyakit Mesothelioma yang Langka
Tentunya, mesothelioma adalah kanker langka yang menyerang lapisan organ dalam tubuh. Selain itu, penyakit ini hampir selalu disebabkan oleh paparan asbes jangka panjang. Kemudian, gejala awal sering tidak terdeteksi hingga 20-50 tahun kemudian. Dengan demikian, pengobatan menjadi sangat sulit karena sudah menyebar ke organ lain. Tingkat kesembuhan penyakit ini sangat rendah dan prognosis umumnya buruk sekali.
3. Gangguan Pernapasan Kronis Berkepanjangan
Pada dasarnya, asbestosis merupakan penyakit paru-paru kronis akibat paparan serat asbes. Selanjutnya, jaringan paru-paru mengalami jaringan parut yang permanen dan tidak reversibel. Kemudian, kapasitas pernapasan menurun drastis sehingga penderita mudah sesak napas. Oleh karena itu, aktivitas sehari-hari menjadi sangat terbatas dan melelahkan sekali. Penyakit ini terus memburuk seiring waktu meskipun paparan sudah dihentikan.
4. Dampak Bahaya pada Anak-Anak
Awalnya, anak-anak lebih rentan terhadap paparan serat asbes karena imunitas rendah. Selanjutnya, sistem pernapasan mereka masih dalam tahap perkembangan yang sangat sensitif. Kemudian, paparan di usia dini meningkatkan risiko penyakit serius di masa dewasa. Akibatnya, masa depan kesehatan anak dapat terancam sejak masih kecil sekali. Anak-anak juga lebih sering beraktivitas di rumah sehingga paparan lebih tinggi.
5. Tidak Ada Tingkat Aman Paparan
Tentunya, WHO menyatakan tidak ada batas aman untuk paparan serat asbes sama sekali. Selain itu, bahkan paparan dalam jumlah kecil tetap berisiko bagi kesehatan tubuh. Kemudian, efek kumulatif paparan bertahun-tahun sangat berbahaya untuk organ vital. Pencegahan adalah langkah terbaik karena penyakit asbes tidak dapat disembuhkan total.
Apa Kandungan Atap Asbes yang Membahayakan
1. Serat Mineral Krisolit Berbahaya
Pertama, krisolit adalah jenis asbes paling umum digunakan dalam atap rumah. Selanjutnya, serat ini memiliki struktur spiral yang sangat halus dan fleksibel sekali. Kemudian, serat mudah terlepas ke udara saat atap mengalami kerusakan kecil. Oleh karena itu, paparan krisolit sangat sulit dihindari dalam kehidupan sehari-hari rumah. Meskipun dianggap “lebih aman”, krisolit tetap karsinogenik dan sangat berbahaya bagi tubuh.
2. Kandungan Serat Amosit yang Tajam
Pada dasarnya, amosit atau asbes cokelat memiliki serat lurus yang sangat tajam. Selanjutnya, serat ini mudah menembus jaringan paru-paru dan sulit dikeluarkan tubuh. Kemudian, amosit dianggap lebih berbahaya dibanding jenis asbes lainnya karena strukturnya. Banyak negara telah melarang penggunaan amosit sejak puluhan tahun lalu.
3. Serat Krosidolit Paling Mematikan
Tentunya, krosidolit atau asbes biru adalah jenis paling berbahaya dari semua asbes. Selain itu, serat sangat tipis dan mudah terhirup masuk ke paru-paru dalam. Kemudian, jenis ini memiliki risiko kanker tertinggi dibandingkan asbes lain semua. Krosidolit sudah dilarang di sebagian besar negara maju dunia saat ini.
4. Partikel Debu Asbes Mikroskopis
Awalnya, atap asbes yang sudah tua melepaskan debu halus secara terus-menerus. Selanjutnya, partikel debu ini berukuran mikroskopis sehingga tidak terlihat mata telanjang. Kemudian, debu tersebar ke seluruh ruangan melalui ventilasi dan sirkulasi udara. Partikel ini juga menempel pada pakaian dan menyebar ke area lainnya.
5. Bahan Pengikat Semen yang Rapuh
Pada dasarnya, asbes dicampur dengan semen untuk membuat lembaran atap yang kuat. Selanjutnya, seiring waktu semen mengalami degradasi dan menjadi rapuh mudah pecah. Kemudian, proses degradasi mempercepat pelepasan serat asbes ke lingkungan sekitar rumah. Getaran, perubahan suhu, dan hujan mempercepat proses pelapukan ini secara signifikan.
Alternatif Atap Rumah Aman dari Grand Luxe
Usai dari ulasan tentang bahayanya atap seng untuk kesehatan, ini saatnya menentukan alternatif atap rumah aman dan berkualitas. Rekomendasi atap silver roma kualitas terbaik dan termurah yaitu Atap Silver Roma Grand Luxe. Penting untuk memilih atap silver roma yang berkualitas namun dengan harga terjangkau.
Atap Silver Roma Grand Luxe terbuat dari material unggul yang membuatnya memiliki daya tahan yang baik. Dijamin mampu menghadapi segala kondisi cuaca apapun, baik panas, hujan, maupun angin kencang.
Salain itu, juga dilengkapi dengan lapisan anti UV yang membuat bangunan tetap nyaman dan sejuk emskipun terppar sinar matahari yang intens. Lapisan ini juga membuat atap tidak mengalami perubahan bentuk maupun warna akibat matahari. Dari keunggulan yang dimiliki dari atap silver roma ini, kini bisa menjadi alternatif atap rumah aman dan tetap kuat berkualitas.
Produk Grand Luxe dengan berbagai tipenya bisa dipesan di marketplace; Shopee dan Tokopedia dengan pengiriman ke seluruh Indonesia termasuk IKN melalui cabang Balikpapan. Jika butuh informasi terkait produk maupun cara pemesanan bisa menghubungi WhatsApp berikut.
Kesimpulan
Singkatnya, bahaya atap asbes sangat nyata dan mengancam kesehatan keluarga Anda. Kandungan serat asbes dapat menyebabkan kanker dan penyakit pernapasan serius mematikan. Oleh karena itu, alternatif atap rumah aman dari Grand Luxe menjadi solusi terbaik. Berbagai pilihan seperti metal, keramik, polycarbonate, bitumen, dan Alderon tersedia lengkap